Sunday, April 17, 2011

Cinta cenat cenut

Akhir-akhir ini, pacar saya lagi kena demam cinta cenat-cenut. Cinta cenat cenut bukan nama penyakit, cinta cenat cenut adalah sinetron yang dibintangi boyband pendatang baru di dunia tarik suara,SM*SH. Yang pasti, si doi tergila-gila sama sinetron ini bukan karena ceritanya yang bagus. Tapi karena pentolan-pentolan SM*SH yang maen di sinetron ini yang katanya ganteng. Padahal menurut saya, overall,wajah mereka biasa-biasa saja (nangkis).

Oke, kita tinggalkan itu dulu, let's talk about sinetron cinta cenat cenut ini. Sinetron cinta cenat cenut berkisah tentang beberapa remaja pria yang mencintai seorang gadis. Menurut saya, Hal ini membuat sinetron ini hampir menyamai salah satu film serial Korea yang beberapa waktu lalu sempat populer (u know-lah). Selain salah satu film serial Korea itu, tentu kita juga tahu tentang "pendahulunya", salah satu serial Taiwan yang juga diadaptasi sama serial Korea itu sendiri (u know-lah juga).Dan serial Taiwan itu sendiri juga diadaptasi dari salah satu cerita komik Jepang (u know juga deh).

Baiklah, ini membuat cerita tentang beberapa remaja pria yang mencintai satu orang gadis saja ini populer dalam sekitar 8 atau 7 tahun terakhir ini. Kita harus bertanya; apa Indonesia bisa membuat film atau sinetron
yang bisa berbeda dengan film atau serial-serial lain di luar sana. Semuanya hampir memiliki kesamaan.Tapi semoga para sutradara Indonesia bisa membuat cerita sinetron yang nyata dengan budaya dan karakteristik
bangsa Indonesia yang beraneka budaya. Kita jelas harus mencari sesuatu yang berbeda dan memiliki nilai seni dan jual bangsa yang berbudaya.

Sinetron cinta cenat cenut menampilkan persahabatan, pergaulan, dan percintaan remaja. Dan semua orang yang sudah dewasa pasti memiliki pengalaman demikian. Pengalaman cinta yang membuat kita deg-degan alias cenat cenut. Akan tetapi semuanya merupakan anugerah dari Tuhan. Tapi cinta itu sendiri harus dijaga kemurniannya agar tidak jatuh pada cinta hedonis yang hanya mementingkan nafsu diri sendiri.

Cinta yang sesungguhnya adalah cinta yang tidak mengharapkan balas dan mempunyai tujuan. Orang yang memiliki cinta adalah orang yang sangat menghargai anugerah Tuhan dan menjunjung tinggi nilai kehidupan.
Tapi dengan adanya perkembangan dunia saat ini, banyak orang kurang menghargai hidup. Nilai hedonis yang berkembang di kalangan anak muda maupun kalangan tua membuat setiap orang memiliki nilai ketidakpuasan
akan sesuatu. Meninggalkan apa yang telah dinikmati dan mencari suasana baru. Dalam mengartikan cinta setiap orang memiliki persepsi berbeda-beda. Tidak mudah mengungkapkan cinta, kecuali dirasakan dan mewujudkan maknanya, atau lebih singkatnya DIHIDUPI. Menerima semua keadaan dengan ketulusan, tidak mengeluh dan bersabar,
tetapi selalu bersyukur karena telah memiliki cinta :D